“Laskar Salam, Penyebar Virus Kedamaian”

 by Lisman Suryanegara

Kyoto News – Baru pertamakalinya dalam sejarah, lagu Indonesia Raya dinyanyikan saat  pengajian. Hadirin, diminta oleh ustad untuk berdiri dan ikut menyanyikan lagu kebangsaan, layaknya sebuah upaca bendera 17 Agustus. Meski pada awalnya sempat terjadi keributan kecil, namun tak lama kemudian, peserta pengajian mulai hanyut dalam menyanyikan lagu gubahan WR Soepratman dengan penuh khidmat.

 
Kejadian istimewa itu terjadi pada hari Sabtu (6/12) pukul 13.00 JST, saat pengajian bedah Al-Quran dilakukan di Daigo Ishida Danchi Hall, Rokujizo. Kegiatan yang dikoordinir oleh Keluarga Muslim Islam Indonesia (KMII) Kansai, Jepang tersebut, dilaksanakan untuk menyongsong Idul Adha yang jatuh pada hari senin (8/12). 
 
Acara pengajian yang dipandu dan dibuka oleh Shofwan Al-Bana, dihadiri sekitar 40 orang masyarakat Indonesia yang ada di wilayah Kyoto dan Osaka. Sebelum acara dimulai, hadirin dipersilakan mencicipi masakan soto ayam bumbu padang yang lezat masakan dari Ibu Lena. Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan pembacaaan ayat suci Al Quran oleh Arif Bramantoro.
 
Ketika tiba acara utama disampaikan, yaitu bedah Al-Quran, ustad Amin Sumanjaya yang didatangkan KMII dari Indonesia, berhasil mengajak para hadirin untuk sejenak mengingat tanah air. Dengan menampilkan enam orang gambar presiden RI dari yang pertama sampai yang sekarang, lagu Indonesia Raya begema dalam ruangan yang berukuran 12×12 m. Para hadirin yang didominasi pelajar seakan diingatkan oleh ustad, bahwa Ibu Pertiwi sedang menanti anak-anaknya yang sekarang sekolah di Jepang, agar lekas kembali ke tanah air dan membangun Indonesia demi kejayaan bangsanya.
 
Bedah Al Quran dibuka dengan pertanyaan, “Apakah anda yakin bahawa isi kitab Al-Quran yang Anda pegang sekarang ini datang dari Allah Swt?”. Serempak hadirin menjawab “Ya”.
 
Pengajian dilanjutkan dengan membahas ayat demi ayat dari Al Quran, yang menyatakan bahwa Al Quran adalah wahyu dari Tuhan. Para hadirin dibuat malu, meskipun kita tahu bahwa Al Quran itu benar, namun seringkali kita melalaikan isi yang terkandung di dalamnya. Ustad yang lahir di Bandung dan menetap di Bogor itu, mengatakan bahwa kita sering di dorong untuk belajar membaca dan menghafal Al Quran, kemudian berpuas diri setelah menghafalnya tanpa mempelajari dan mendalaminya, apalagi mengamalkan ajarannya.
 
Ayat demi ayat dibacakan secara bergiliran oleh hadirin, kemudian satu persatu peserta diminta untuk membacakan artinya. Seolah sedang ‘menelanjangi diri’, para hadirin membaca ayat-ayat yang selama ini dilanggarnya. Kemudian sang ustad bertanya lagi “Apa balasannya bagi mereka yang ingkar terhadap Al Quran?” kali ini hadirin terdiam, tidak mampu menjawabnya. Karena mereka tahu, bahwa Allah Swt telah menyediakan neraka Jahanam bagi mereka yang kafir.
 
Satu persatu air mata mulai menetes, membayangkan kelak balasan apa yang akan kita peroleh di hari pembalasan, hari yang tiada keraguan bahwa setiap manusia akan menerima semua balasan amalannya. Betapa sombongnya kita dihadapan Allah Swt selama ini, berani melanggar dan memperolokkan ajaran Al Quran.
 
Tak terasa tiga jam waktu berlalu. Para hadirin terlihat masih ingin bersama ustad untuk membedah isi Al Quran. Sayangnya, waktu yang terasa berjalan begitu cepat, harus mengakhiri pertemuan tersebut. Namun karena masih banyak yang haus akan ilmu Al Quran, akhirnya diputuskan pengajian sesi kedua dilanjutkan di musola Uji Campus.
 
Setelah makan dan sholat magrib, pengajian di Uji campus dimulai jam 18.00 JST. Tampak peserta yang hadir adalah Dr. Nasir, Dr. Rouf, Dr. Acep, Lisman, Shofwan, Nurul, dan Arif beserta Faiza can. Pengajian kembali membedah Al Quran, mulai dari pembuatan alam semesta, malaikat, jin dan manusia, satu-persatu topik dibahas dengan tuntas berdasarkan rujukan Al Quran.
 
Meskipun pengajian telah dilaksanakan sampai tengah malam, namun hanya sebagian kecil saja modul “Paham Qurani” dapat dibahas. Selebihnya Ustad Amin memberikan slide power point dan CD, yang isinya tentang bagaimana agar kita mudah memahami Al Quran. Beliau berpesan, silakan dibajak sebanyak-banyaknya, tanpa perlu minta izin ataupun membayar royalti.
 
Dua pesan ustad yang masih terngiang di kepala adalah:
1. Jadilah pelajar sejati yang membaca, mendengar dan memahami Al Quran dengan akal fikiran, bukan hanya sekedar ‘katanya’. Sehingga kita tidak mengkultuskan individu atau iman taqlid.
2. Jadilah laskar salam, yang menyebarkan virus perdamaian kepada semua umat manusia, bukan hanya pada satu golongan saja. Agar Islam menjadi rahmatan lil alamin.
 
Semoga ada manfaatnya dan mohon maaf bila ada kesalahan dalam melaporkan jalannya acara.
 
**** TAMAT****
 
Catatan: Bagi rekan-rekan yang membutuhkan file power point, CD dan materi “Bedah Al-Quran”, silakan hubungi Dr. M. Nasir (ketua KMII Kansai), atau kirim email ke Lisman El Balados (Kyoto News)

4 Responses to “Laskar Salam, Penyebar Virus Kedamaian”

  1. Eddybiz says:

    salam kenal mas …. saya Eddy dari Pontianak …. temennya Kang Amin Sumawijaya …. beliau kalau ke Pontianak sering nginap di rumah saya …..

    ini tulisan Kang Amin yang saya kutip di :
    http://www.pahamquran.com

  2. Eddybiz says:

    Modul – Modul Paham Qur’ani juga bisa di download disini Pak Lisman …

    Silahkan :
    http://www.pahamquran.com

  3. Firdaus says:

    Emang sudah saatnya kita semua umat manusia khususnya umat islam harus kembali kedasar-dasar Al-Qur’an tanpa menghina agama lain, tidak merusak, harus berbuat baik ke seluruh manusia khususnya orang miskin dan lain-lain sehingga menjadi rahmat bagi semesta alam…

  4. assalamualaikum om.
    ini aku fira anaknya bu teti , temen kuliah om hehe🙂

    om tulisan nya bagus-bagus.
    aku juga hobi nulis , tapi menurut aku tulisan aku banyak kekuranganya.
    om mau gak koreksi tulisan aku atau ajarin aku nulis kayak om.

    nanti tulisan aku , aku kirim lewat email yee ,
    thank’s om .

    wassalam🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: